Berikut penjelasannya:
1. Apa itu “blue carbon”?
Blue carbon adalah karbon yang diserap dan disimpan oleh ekosistem laut dan pesisir seperti:
- hutan mangrove
- padang lamun
- rawa pasang surut
Disebut “blue” karena terkait dengan lingkungan perairan (laut/pesisir).
2. Mengapa mangrove termasuk blue carbon?
a. Menyerap CO₂ dari atmosfer
Mangrove melakukan fotosintesis (seperti tumbuhan lain) dan menyerap karbon dioksida (CO₂) dari udara.
b. Menyimpan karbon sangat besar
Berbeda dengan hutan darat, mangrove menyimpan karbon tidak hanya di batang dan daun, tetapi terutama di:
- akar
- tanah/lumpur di bawahnya
- Bahkan, sekitar 70–90% karbon mangrove tersimpan di dalam tanah.
c. Penyimpanan jangka panjang
Tanah mangrove yang berlumpur dan minim oksigen membuat karbon:
- tidak cepat terurai
- bisa tersimpan ratusan hingga ribuan tahun
3. Mengapa mangrove lebih “hebat” dari hutan darat?
Dalam banyak penelitian:
Mangrove bisa menyimpan karbon 3–5 kali lebih banyak per hektar dibanding hutan tropis darat.
4. Dampak jika mangrove rusak
Jika mangrove ditebang atau rusak:
- karbon yang tersimpan akan lepas kembali ke atmosfer
- ini mempercepat pemanasan global
Kesimpulan
Mangrove disebut blue carbon karena:
🌱 Menyerap karbon dari atmosfer
🌊 Menyimpannya dalam ekosistem pesisir (terutama di tanah)
⏳ Menyimpan dalam waktu sangat lama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar