Sabtu, 28 Maret 2026

MENGAPA MANGROVE DISEBUT BLUE CARBON ???

Mangrove disebut “blue carbon” karena ekosistem ini menyimpan dan mengelola karbon dalam jumlah sangat besar di lingkungan pesisir (laut), sehingga berperan penting dalam mengurangi perubahan iklim.



Berikut penjelasannya:

1. Apa itu “blue carbon”?

Blue carbon adalah karbon yang diserap dan disimpan oleh ekosistem laut dan pesisir seperti:
  1. hutan mangrove
  2. padang lamun
  3. rawa pasang surut
Disebut “blue” karena terkait dengan lingkungan perairan (laut/pesisir).

2. Mengapa mangrove termasuk blue carbon?

a. Menyerap CO₂ dari atmosfer
Mangrove melakukan fotosintesis (seperti tumbuhan lain) dan menyerap karbon dioksida (CO₂) dari udara.

b. Menyimpan karbon sangat besar
Berbeda dengan hutan darat, mangrove menyimpan karbon tidak hanya di batang dan daun, tetapi terutama di:
  • akar
  • tanah/lumpur di bawahnya
  • Bahkan, sekitar 70–90% karbon mangrove tersimpan di dalam tanah.
c. Penyimpanan jangka panjang
Tanah mangrove yang berlumpur dan minim oksigen membuat karbon:
  • tidak cepat terurai
  • bisa tersimpan ratusan hingga ribuan tahun
3. Mengapa mangrove lebih “hebat” dari hutan darat?

Dalam banyak penelitian:
Mangrove bisa menyimpan karbon 3–5 kali lebih banyak per hektar dibanding hutan tropis darat.

4. Dampak jika mangrove rusak

Jika mangrove ditebang atau rusak:
  • karbon yang tersimpan akan lepas kembali ke atmosfer
  • ini mempercepat pemanasan global
Kesimpulan

Mangrove disebut blue carbon karena:
🌱 Menyerap karbon dari atmosfer
🌊 Menyimpannya dalam ekosistem pesisir (terutama di tanah)
⏳ Menyimpan dalam waktu sangat lama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar